Apa Penyebab Resesi?
๐ 8 min baca
Quick Answer
Perekonomian tidak tumbuh dalam garis lurus โ perekonomian tumbuh pesat, kemudian bangkrut, lagi dan lagi. Resesi menghapus lapangan kerja, tabungan, dan dunia usaha, namun tetap saja terjadi kembali. Memahami alasannya mengungkap salah satu perdebatan terdalam dalam perekonomian: apakah kehancuran merupakan guncangan yang terjadi secara acak, atau keterpurukan yang tak terelakkan akibat ledakan ekonomi?
๐ก Anggap saja sebagaiโฆ
Booming ibarat pesta yang dipicu oleh minuman murah (pulsa murah). Semua orang merasa hebat dan berlebihan. Resesi adalah mabuk keesokan paginya - koreksi yang tidak dapat dihindari setelah terjadinya kelebihan. Semakin besar pestanya, semakin parah sakit kepalanya.
Siklus bisnis
Perekonomian bergerak melalui fase-fase: ekspansi (pertumbuhan, peningkatan lapangan kerja), puncak, kontraksi (resesi โ penurunan output dan lapangan kerja), dan titik terendah, kemudian pemulihan. Resesi umumnya didefinisikan sebagai menyusutnya PDB selama dua kuartal berturut-turut.
Peran kredit dan uang murah
Banyak resesi terjadi setelah booming yang dipicu oleh kredit: suku bunga yang murah mendorong pinjaman, investasi dan spekulasi. Pada akhirnya utang menumpuk, penggelembungan aset meningkat, dan ketika suku bunga meningkat atau kepercayaan masyarakat melemah, pertumbuhan ekonomi yang tidak berkelanjutan akan runtuh.
Pemicu dan guncangan
Resesi dapat dipicu oleh pecahnya gelembung (perumahan pada tahun 2008), guncangan eksternal (lonjakan minyak, pandemi), atau bank sentral menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi. Namun kerentanan mendasar biasanya muncul pada masa booming sebelumnya.
Perdebatan besar
Penganut Keynesian melihat resesi sebagai kegagalan permintaan untuk diperbaiki dengan stimulus. Aliran Austria berargumentasi bahwa kredit murah yang dibuat-buat menyebabkan malinvestasi sehingga menyebabkan kehancuran yang tak terelakkan โ dan bahwa menopang pertumbuhan ekonomi hanya akan menunda perhitungan yang lebih besar. Perdebatan ini membentuk setiap respons kebijakan.
๐ Pengambilan kunci
Resesi adalah fase kegagalan dalam siklus bisnis, biasanya terjadi setelah booming yang dipicu oleh kredit dimana uang murah mendorong utang dan gelembung yang tidak berkelanjutan. Apakah hal tersebut merupakan kegagalan permintaan yang harus dirangsang atau akibat ledakan buatan yang tidak terhindarkan merupakan perdebatan utama di bidang ekonomi.
Mengapa ini penting bagi Anda
Mulai dari Krisis Keuangan Asia pada tahun 1997 hingga krisis global yang melanda perekonomian Asia yang didorong oleh ekspor, siklus boom-bust terjalin dalam sejarah kawasan ini. Memahaminya membantu Anda melihat gelembung terbentuk โ dan mengapa beberapa orang memegang aset di luar sistem yang menciptakannya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa yang secara teknis dianggap sebagai resesi?โผ
Aturan umum yang umum adalah menyusutnya PDB selama dua kuartal berturut-turut, meskipun badan-badan resmi juga mempertimbangkan data lapangan kerja, pendapatan, dan data lainnya. Hal yang lebih mendalam adalah kontraksi aktivitas ekonomi yang luas dan berkelanjutan.
Apakah bank sentral menyebabkan resesi?โผ
Mereka dapat berkontribusi dalam dua cara: uang yang murah memicu ledakan ekonomi yang berujung pada kehancuran ekonomi, dan kenaikan suku bunga untuk melawan inflasi dapat membawa perekonomian ke dalam resesi. Apakah hal ini mencegah atau menyebabkan kemerosotan masih diperdebatkan.
Bagaimana hubungan Bitcoin dengan resesi?โผ
Sebagai aset berisiko, Bitcoin sering kali mengalami penurunan pada awal resesi โ namun jika bank sentral merespons dengan memotong suku bunga dan mencetak uang, aset yang langka akan mendapatkan keuntungan di kemudian hari. Lihat panduan gelembung dan fenomena keuangan kami.