Penambangan Bitcoin di Iran
๐ 7 min baca
Quick Answer
Iran adalah salah satu negara pertama yang secara terbuka menerima penambangan Bitcoin sebagai kebijakan negara, menggunakan energi yang disubsidi secara besar-besaran untuk mengubah minyak dan gas yang terkena sanksi menjadi aset tanpa batas. Namun listrik murah yang menarik para penambang juga memicu pemadaman listrik dan tindakan keras. Ini adalah contoh nyata dari geopolitik pertambangan.
๐ก Strateginya
Iran mencoba mengubah energi yang tidak dapat dengan mudah dijual ke luar negeri (karena sanksi) menjadi emas digital, seperti sebuah toko yang diblokir untuk mengekspor barang-barangnya, dan malah secara diam-diam meleburkannya menjadi emas batangan yang tidak dapat dilacak.
Penambangan untuk menghindari sanksi
Terputus dari sebagian besar sistem keuangan global karena sanksi, Iran melihat penambangan Bitcoin sebagai cara untuk memonetisasi energinya yang berlimpah dan disubsidi secara besar-besaran serta mendapatkan nilai yang besar dan tanpa batas. Negara ini menjadi salah satu negara pertama yang secara resmi memberi izin pertambangan sebagai industri yang diakui.
Skema perizinan
Iran memberikan izin bagi penambang industri, mengharuskan mereka membayar harga energi dengan tarif ekspor dan menjual Bitcoin yang ditambang ke bank sentral untuk mendanai impor. Tujuannya: menyalurkan nilai pertambangan kepada negara dan menggunakannya untuk membeli barang-barang yang terkena sanksi.
Subsidi, pemadaman listrik, dan reaksi balik
Namun penambangan ilegal secara besar-besaran, yang memanfaatkan listrik rumah tangga bersubsidi yang sangat murah, membebani jaringan listrik dan menyebabkan pemadaman listrik. Pemerintah meresponsnya dengan larangan penambangan musiman, tindakan keras terhadap operasi ilegal, dan penyitaan peralatan โ sebuah siklus booming dan pembatasan yang berulang.
Pelajarannya
Iran menunjukkan daya tarik dan ketidakstabilan dari pertambangan yang dimotori oleh negara dan disubsidi: Iran dapat memonetisasi energi yang terbengkalai atau terkena sanksi, namun listrik bersubsidi yang murah mengundang penambangan ilegal, ketegangan jaringan listrik, dan reaksi politik. Penambangan berkelanjutan memerlukan surplus energi dan peraturan yang stabil, bukan hanya subsidi.
๐ Pengambilan kunci
Iran menggunakan penambangan Bitcoin untuk memonetisasi energi bersubsidi dan menghindari sanksi, memberi lisensi kepada penambang, dan mengarahkan Bitcoin yang ditambang ke bank sentralnya. Namun listrik bersubsidi yang murah memicu penambangan ilegal, gangguan jaringan listrik, dan pemadaman listrik, sehingga memicu pelarangan dan tindakan keras berulang kali, yang menunjukkan bahwa pertambangan yang didorong oleh subsidi tidak stabil.
Mengapa ini penting bagi Anda
Eksperimen Iran di Asia Barat adalah studi kasus utama dalam pertambangan yang digerakkan oleh negara dan terkait dengan sanksi, yang serupa dengan yang dilakukan Venezuela dan Kazakhstan. Hal ini menggambarkan risiko pertambangan yang disubsidi dan ketegangan jaringan listrik yang relevan di negara-negara Asia yang menerima subsidi energi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa Iran menerima penambangan Bitcoin?โผ
Untuk memonetisasi energi yang berlimpah dan disubsidi secara besar-besaran dan memperoleh nilai yang besar dan tanpa batas meskipun ada sanksi yang memutusnya dari pendanaan global. Indonesia merupakan salah satu negara pertama yang secara resmi memberi izin pertambangan sebagai industri yang diakui.
Mengapa Iran terus melarang penambangan secara musiman?โผ
Listrik rumah tangga bersubsidi yang murah memicu penambangan liar secara besar-besaran yang membebani jaringan listrik dan menyebabkan pemadaman listrik, terutama pada musim puncak. Pemerintah memberlakukan larangan sementara dan tindakan keras untuk melindungi pasokan listrik.
Apa yang diajarkan Iran tentang pertambangan?โผ
Pertambangan yang digerakkan oleh negara dan berbahan bakar subsidi ini tidaklah stabil: pertambangan dapat menghasilkan uang dari energi yang terbengkalai atau terkena sanksi, namun subsidi yang murah mengundang penambangan ilegal, ketegangan jaringan listrik, dan reaksi balik. Penambangan berkelanjutan membutuhkan surplus energi yang nyata dan peraturan yang stabil.
Teruslah membaca
Topik terkait di seluruh hub
๐ Sumber & bacaan lebih lanjut
Referensi resmi dan sumber utama yang digunakan dalam panduan ini.